Senin, 16 Juli 2012

KTSP (Induksi Guru Pemula Tahun 2012) di Kab. Pohuwato

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh pendidik masing-masing satuan pendidikan yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP merupakan pengembangan dari kurikulum Indonesia (Standar Isi) yang mencakup delapan Standar Nasional Pendidikan (SNP) dan mengacu pada Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006.
Dalam kegiatan induksi guru pemula, diberikan penguatan tentang KTSP sehingga tiadk ada alasan lagi bagi mereka untuk tidak mengetahui apa yang mereka seharusnya lakukan di masing-masing satuan pendidikan. Kegiatan ini diikuti oleh CPNS dan Guru Abdi dari semua jenjang sekolah mulai dari TK, SD, SMP, SMA/MA, SMK se Kab. Pohuwato. Tujuan dari pelaksanaan induksi guru pemula ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mereka dalam pengembangan KTSP. Materi kegiatan ini terdiri dari Pandangan Umum tentang KTSP (Analisis delapan Standar Nasional Pendidikan), Pembuatan Perangkat Pembelajaran mulai dari Kalender Pendidikan, Program Tahunan, Program Semester, KKM, Rincian Waktu Pembelajaran, Silabus, RPP dan Sistem Penilaian.
Dengan demikian diharapkan agar setelah pelaksanaan kegiatan ini guru dapat mengaplikasikan dalam proses pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan.

Kamis, 28 Juni 2012

workshop KTSP

Kegiatan workshop KTSP salah satu di antaranya adalah pembahasan mengenai pembuatan silabus yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekolah. salah satu komponen dalam silabus adalah mencatumkan indikator pencapaian dengan penekanan pada melihat kondisi siswa. Komponen dalam silabus adalah identitas, SK, KD, indikator, Materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian (terdiri dari teknik penilaian, bentuk instrumen, contoh instrumen), alokasi waktu dan sumber belajar.

Rabu, 27 Juni 2012

workshop KTSP

Pendidikan dan Latihan yang dilaksanakan oleh Tim Pengembang Kurikulum Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo di mulai hari Rabu, 27 - 29 Juni 2012 di Andalus Hotel Kota Gorontalo. Manfaat yang diperoleh dari diklat/workshop ini adalah mendapatkan materi tentang analisis konteks oleh pihak pendidikan. Hasil analisis ini akan daplikasikan dalam perangkat pembelajaran yang terintegrasi pendidikan karakter. Pendidikan karakter di analisis melalui tujuan SKL, indikator. Penetapan indikator dalam perangkat pembelajaran dengan melihat kondisi siswa.

Selain analisis konteks, hal-hal lain seperti pembuatan silabus dan RPP juga dibahas dalam workshop ini.